Mau (dibawa) Kemana Alumni Jurusan Syariah? (Tentang Jurusan Syariah)

 

Assalamualaikum sobat

Tidak terasa, Ujian Nasional tinggal dalam hitungan bulan, dan pastinya sudah ada rencana dong setelah lulus SMA mau ngapain, entah itu bisnis, kerja, kuliah, atau mungkin langsung nikah, #eh

Bagi sobat yang pengen melanjutkan pendidikan ke jenjang kuliah, tentunya udah punya cita-cita untuk melanjutkan ke jurusan apa di kampus mana, dan yang paling penting, jurusan yang akan kita ambil sesuai dengan passion kita, dan kita senang dengan bidang tersebut. Bukan karena gengsi.

Setelah sobat membaca artikel beberapa jurusan, kali ini ane ingin menjelaskan sedikit tentang Jurusan Syariah.

Apa itu Syariah? Apa saja yang dipelajari? Lalu gimana prospek kerjanya? Karena seringkali lulusan Syariah dipertanyakan karirnya.

Pendahuluan

Syariah menurut bahasa berarti jalan menuju tempat keluarnya air untuk minum. Kata ini kemudian di konotasikan sebagai jalan lurus yang harus di ikuti. Menurut istilah, syari’ah adalah hukum-hukum dan tata aturan Allah yang ditetapkan bagi hamba-Nya. Pengertian tersebut diambil dari Firman Allah Q.S Asy-Syura ayat 13

“ Dia (Allah) telah mensyariatkan bagi kamu tentang agama yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah kamu wahyukan kepadamu dan apa yang telah kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa yaitu : Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya. Amat berat bagi orang-orang musyrik agama yang kamu seru mereka kepadanya. Allah menarik kepada agama itu orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada (agama)-Nya orang yang kembali (kepada-Nya)”

 

Ruang Lingkup Syariah

Secara garis besar, ruang lingkup Syariah terbagi menjadi dua, yaitu :

  1. `Ubudiyyah, yaitu tata aturan Ilahi yang mengatur hubungan ritual langsung antara hamba dengan Tuhannya, yang tata-caranya telah ditentukan secara terperinci dalam al-Quran dan Sunnah rasul, atau dengan kata lain pembahasan hubungan antara kita dengan Allah. Pembahasan Ubudiyyah meliputi Aqidah, dan Fiqh Ibadah (thaharah/bersuci, shalat, puasa, haji).
  2. Muamalah, yaitu tata aturan Ilahi yang mengatur hubungan manusia dengan sesama manusia dan hubungan manusia dengan makhluk Allah yang lain. Pembasan muamalah meliputi, pernikahan, perceraian, hukum waris, jinayat (had, qishas, ta`zir), ekonomi islam, jihad, fiqh negara, perundang-undangan dll. Bahkan adab di dalam kamar mandi pun dibahas.

Jadi, jurusan Syariah membahas seluruh aspek kehidupan manusia, karena Islam merupakan agama yang syamil (sempurna).

Mata Kuliah Jurusan Syariah

Mata Kuliah yang dipelajari di jurusan Syariah meliputi

  1. Bahasa Arab
  2. Nahwu Shorof (Grammar Bahasa Arab)
  3. Balaghah (Sastra Arab)
  4. Adab (Syair-syair Arab)
  5. Aqidah
  6. Fiqh
  7. Ushul Fiqh
  8. Hadits
  9. Ilmu Hadits (Membahas tentang derajat keshahihan hadits)
  10. Al-Qur`an (Tahfidz)
  11. Ilmu Qur`an (Membahas tentang asbabun nuzul, Nashikh Manshukh, Jam`ul Quran dll)
  12. Faraidh (Ilmu waris)
  13. Tsaqafah Islamiyyah
  14. Fiqh Dakwah
  15. Shiroh Nabawiyah
  16. Tarikh
  17. Tafsir
  18. Qowaid Dakwah
  19. Qowaid Fiqh
  20. Akhlaq , dll

Jurusan Syariah rata-rata pengantar di kelasnya menggunakan Bahasa Arab, meskipun ada beberapa kampus yang masih menggunakan Bahasa Indonesia. Dosen-dosen nya pun tidak sedikit yang berasal dari Timur Tengah. Tentunya mahasiswa di kampus-kampus yang pengantarnya mengguanakan Bahasa Arab, harus menguasai Bahasa Arab. Bagi mahasiawa yang belum menguasai Bahasa Arab harus mengikuti program I`dad Lughowi (persiapan bahasa).

Prospek Kerja

Wah, cuman belajar agama ya, Mas? Terus ntar kerja apa? Santai sob, untuk masalah pekerjaan tidak perlu takut, saat ini kebutuhan tenaga kerja syar`i lebih besar daripada jumlah alumninya, mereka sangat dibutuhkan di pesantren, kampus-kampus negeri dan swasta, Bank Syariah, Lembaga Asuransi Syariah, Travel Haji Umroh, dll bahkan tidak menutup kemungkinan untuk menjadi pejabat. Ngga percaya?

Gubernur Jawa Barat (Ahmad Heryawan, Lc) adalah alumni LIPIA Jakarta

Wakil Ketua MPR RI (DR. Hidayat Nur Wahid) adalah alumni Islamic University of Madinah

Gubernur NTB (Dr. Muhammad Zainul Majdi, M.A) adalah alumni Universitas Al-Azhar

Mantan Wakil Gubernur Bengkulu (H. Muhammad Syamlan) adalah alumni LIPIA Jakarta

Walikota Depok (DR. Idris Abdul Shomad) adalah alumni Universitas Imam Muhammad Ibn Saud, Riyad

Intinya kalau rejeki sudah diatur oleh Yang Maha Kuasa, dan tidak perlu dikhawatirkan.

Oke bro, sampai sini dulu ya. . .

Kalau ada yang perlu ditanyakan, bisa langsung kontak ane aja

WA: 083178783000

IG: @malikfathoni

FB: Malik Fathoni

ASSALAMUALAIKUM

Hormat saya

 

                                                                                                     Hanik Malik Fathoni

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *