Dokter Data, Menarik Bukan? (Tentang Jurusan Statistika)

 

Statistika adalah ilmu yang mempelajari bagaimana merencanakan, mengumpulkan, menganalisis, menginterpretasi, dan mempresentasikan data. Singkatnya, statistika adalah ilmu yang berkenaan dengan data dan lulusanya biasa disebut dengan “dokter data”. Istilah ‘statistika’ berbeda dengan ‘statistik’. Statistika merupakan ilmu yang berkenaan dengan data, sedang statistik adalah data, informasi, atau hasil penerapan algoritma statistika pada suatu data. Setelah kita mengetahui definisinya, sekarang kita bisa menelaahnya. Di SMA, kita pernah menerima pelajaran statistika yang terdapat pada mata pelajaran matematika. Kita mengenal modus, median, rata-rata, kwartil, simpangan, dan lain sebagainya. Ada yang berasal dari data tunggal maupun data berkelompok, dilengkapi dengan rumus yang sudah disediakan. Itu hanya merupakan dasar dari ilmu statistika. Di perkuliahan jurusan statistika akan membahas dan mengajarkan lebih mendalam lagi mengenai ilmu statistika tersebut. Tentu masih tidak jauh dari data dan angka.

Prospek kerja seorang statistisi terus berkembang, seiring semakin meningkatnya jumlah pekerjaan yang membutuhkan kualifikasi sebagai seorang statistisi, antara lain kemampuan menganalisis data dan memprediksinya. Saat ini tenaga-tenaga ahli di bidang statistik banyak dicari oleh perusahaan-perusahaan besar, dan tentu saja menawarkan penghasilan yang besar. Selain bekerja di perusahaan besar, saat ini juga berkembang kewirausahaan di bidang statistik, yang disebut sebagai statpreneur. Statpreneur merupakan lembaga yang menyediakan jasa statistik, misal perancangan survey, marketing research, analisis data, pengolahan data, dan lain-lain.

Prospek Statistikawan di Masa Depan

Pasti kita sering sekali ditanya orang mengenai lapangan kerja apa yang tersedia untuk lulus sarjana dari jurusan kuliah kita. Apalagi jurusan yang masih jarang terdengar oleh orang alias masih langka. Tidak terkecuali adalah program studiku, yaitu STATISTIKA. Pertanyaannya seperti “Itu statistika kalau dah lulus ke mana?”, “Nantinya jurusan itu kerja di mana?”, “Lulusan statistika kerjanya pada dimana?”, dan lain sebagainya. Mudah memang bagi kamu yang kuliah di jurusan yang khalayak sudah mengerti, seperti kedokteran, teknik arsitek, dll. Tapi kalau STATISTIKA masih asing bagi beberapa orang, tentunya untuk pertanyaan-pertanyaan di atas perlu penjelasan lebih lanjut.

Terus, kalau diriku sendiri ditanya seperti itu, jawabanku apa? Mudah sekali… Sebab STATISTIKA semua bidang bisa masuk! Yah, paling dasar orang-orang pada tahu apa itu BPS. Tapi nggak cuma itu saja, di perusahaan berbagai bidang membutuhkan statistikawan. Kalau penjelasan mengenai lapangan kerja lulusan statistika, berikut aku kutip dari website prodi Statistika Undip.

Prospek kerja sarjana Statistika dapat menempati posisi peneliti, CEO serta staff pada bagian Electronic Data Processing, System Analyst, Quality Control, Planning, Controlling and Production, dan lainnya pada berbagai bidang, seperti:

  1. Lembaga pemerintahan (Depdagri, Diknas, Depkeu, Dephan dll)
  2. Sektor industri/jasa keuangan (perbankan, asuransi, bursa saham, BUMN)
  3. Industri strategis (PT. PAL, KAI, PT.PLN, PT.GAS, dll)
  4. Bidang industri perangkat lunak dan komputer (perancangan sistem,
    programming, desain grafis, dll)
  5. Bidang industri penerbitan dan percetakan.
  6. Industri telekomunikasi (telematika, Telkom)
  7. Industri pengolahan data dan informasi (BPS, LSI, Barometer, LRI, dll)
  8. Bidang riset dan pengembangan (LIPI, BATAN, LAPAN, BPPR, Marketing Riset Informasi, dll)
  9. Bidang akademik, sebagai dosen di PTN dan PTS terkemuka.

Hidup adalah pilihan. Kita yang memilih, kita juga yang menentukan. Dan suatu pencapaian yang besar dimulai dari langkah yang kecil. Memilih mengajarkan kita untuk dewasa, bertanggungjawab, mandiri, serta berpikir logis. Berpegang teguh kepada iman dan ketenangan hati, agar kita bisa memilih sesuai dengan hati nurani. Selalu ingat kepada tujuan utama mengapa kita kuliah, yaitu agar menjadi orang yang berguna kelak untuk orang di sekitar kita. Selalu ingat kepada orang tua yang selalu menyemangati kita walau kita jauh di negeri orang. Motivasi yang besar timbul dari dalam diri kita masing-masing. Sekali lagi, pilihan menentukan segalanya. Dan pilihanku adalah statistika.

Sejarah Statistik

Gottfried Achenwall (1749) menggunakan Statistik dalam bahasa Jerman untuk pertama kalinya sebagai nama bagi kegiatan analisis data kenegaraan, dengan mengartikannya sebagai “ilmu tentang negara (state)”. Pada awal abad ke-19 telah terjadi pergeseran arti menjadi “ilmu mengenai pengumpulan dan klasifikasi data”. Sir John Sinclair memperkenalkan nama (Statistics) dan pengertian ini ke dalam bahasa Inggris. Jadi, statistika secara prinsip mula-mula hanya mengurus data yang dipakai lembaga-lembaga administratif dan pemerintahan. Pengumpulan data terus berlanjut, khususnya melalui sensus yang dilakukan secara teratur untuk memberi informasi kependudukan yang berubah setiap saat.

Pada abad ke-19 dan awal abad ke-20, statistika mulai banyak menggunakan bidang-bidang dalam matematika, terutama peluang. Cabang statistika yang pada saat ini sangat luas digunakan untuk mendukung metode ilmiah, statistika inferensi, dikembangkan pada paruh kedua abad ke-19 dan awal abad ke-20 oleh Ronald Fisher (peletak dasar statistika inferensi), Karl Pearson (metode regresi linear), dan William Sealey Gosset (meneliti problem sampel berukuran kecil). Penggunaan statistika pada masa sekarang dapat dikatakan telah menyentuh semua bidang ilmu pengetahuan, mulai dari astronomi hingga linguistika. Bidang-bidang ekonomi, biologi dan cabang-cabang terapannya, serta psikologi banyak dipengaruhi oleh statistika dalam metodologinya. Akibatnya, lahirlah ilmu-ilmu gabungan seperti ekonometrika, biometrika (atau biostatistika), dan psikometrika.

Meskipun ada pihak yang menganggap statistika sebagai cabang dari matematika, tetapi sebagian pihak lainnya menganggap statistika sebagai bidang yang banyak terkait dengan matematika melihat dari sejarah dan aplikasinya. Di Indonesia, kajian statistika sebagian besar masuk dalam fakultas matematika dan ilmu pengetahuan alam, baik di dalam departemen tersendiri maupun tergabung dengan matematika.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai jurusan ini, bisa hubugi CP di bawah yaa.. semoga bermanfaat :)

CP: 085728454706 (Grandis)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *